02
Aug 2018

Secara garis besar untuk memulai membuat akuarium laut yang baik dan benar ada beberapa hal yang perlu kita diperhatikan, yaitu antara lain sbb :

 

1. PENGETAHUAN

Pengetahuan tentang akuarium laut dapat kita pelajari dari buku, internet, teman sehobi yang sudah berhasil, dll. Berikut dibawah ini adalah beberapa pengetahuan yang sangat penting di dalam memulai akuarium yang baik dan benar.

a. Pengetahuan tentang biota yang akan kita pelihara, mengetahui cara bagaimana mereka dapat hidup dan berkembang biak, biota yang berbahaya dan dilarang untuk dipelihara, memilih biota dengan baik dan benar, dsb. 

b. Pengetahuan tentang alat – alat yang akan digunakan, seperti skimmer, reactor, wavemaker, test kit, dsb. 

c. Pengetahuan tentang filtrasi yang akan diterapkan nantinya. Filtrasi adalah jantung dari sebuah ekosistem laut mini ini. Ada 3 jenis filtrasi, yaitu ; Filtrasi Mekanis, Filtrasi Biologi dan Filtrasi Kimia. Untuk filtrasi penggunaannya minimal 2 jenis filtrasi, sehingga dapat maksimal hasilnya dalam mengolah limbah yang dihasilkan oleh biota yang kita pelihara.

d. Pengetahuan tentang pencahayaan yang dibutuhkan untuk biota yang akan kita pelihara. 

e. Pengetahuan tentang aditif yang akan kita pakai dalam memaintanance parameter air laut.

f. Pengetahuan tentang manajemen waktu. Meluangkan  dan menjadualkan waktu untuk memberi makan biota, membersihkan dan mengecek alat – alat, mengganti air, cek parameter, dll.

g. Pengetahuan tentang proses Cycling, daur ulang nitrogen dan mengetahui bagaimana bakteri berperan besar di proses tersebut.

Untuk mempelajari hal – hal tersebut membutuhkan waktu paling tidak 6 bulan sampai 12 bulan . Kuncinya adalah SABAR.

 

2. DANA

Semakin banyak pengetahuan yang kita dapatkan maka semakin kita dapat meminimalisir pengeluaran. Kita butuh dana yang tidak sedikit untuk membentuk akuarium laut yang kita inginkan. Berikut ini list barang yang akan kita beli :

a. Akuarium Utama dan Sump

Semakin besar ukuran akuarium maka semakin besar dana yang  akan kita keluarkan. Pikirkan baik – baik hal ini, sesuaikan dengan dana yang ada.

b. Alat -  Alat Penunjang 

Membeli alat -  alat penunjang seperti pompa, skimmer, wavemaker, test kit, lampu, dll Kita dapat membeli yang buatan pabrik atau home made atau bisa membuat sendiri.

c. Aditif 

Membeli atau membuat sendiri aditif untuk filtrasi, pemeliharaan parameter air, aditif untuk biota, dll.

d. Biota

Membeli biota yang sesuai dengan konsep yang telah kita pikirkan sebelum memulai pembuatan akuarium laut. Belilah biota yang mudah dipelihara, bisa berkembang biak, mudah perawatannya, dsb.

e. Bahan – bahan lainnya

Bahan – bahan lainnya adalah air laut, karang dekor, pasir, dll. Pilih lah air laut yang bagus kualitasnya yang mempunyai parameter ideal, pilih pasir  dan karang sesuai dengan konsep.

 

3. KESABARAN

Setelah semua yang kita butuhkan sudah dapat kita persiapkan maka langkah selanjutnya adalah  SABAR. Sabar dalam memulai prosesnya, butuh waktu yang relatif panjang untuk bisa “ berhasil “ dalam memelihara akuarium laut ini. Proses belajar terus menerus menjadikan kita semakin mengerti tentang hobi ini. 

 

Demikian sedikit info dari saya semoga dapat memberikan sedikit pencerahan bagi yang ingin memulai akuarium laut. Terima Kasih. ☺

 

www.akuariumlaut.com

www.rainreefs.com

 

 

DIY Protein Skimmer

Rate this item
(2 votes)
01
Feb 2017

Additive KCl

Rate this item
(3 votes)
26
Jan 2017

Potasium chloride, KCl, is used as the source of potasium to a reef aquarium then the following can be used to make a DIY stock solution. It can also be added as a dry solid, but it has to be pre-mixed before addition to the aquarium and can be harder to measure out. The use of a stock solution gets around both of these problems.
The variables used to make the calculations are as follows: 
M0 = Mass of potasium chloride required to make the stock solution (grams) 
V0 = Volume of stock solution (litre) 
C0 = Potasium concentration of the stock solution (ppm) 
V1 = Volume of stock solution dose to give potasium concentration rise of C1 (cm3) 
V2 = System volume (litre) 
C1 = Potasium concentration rise required in the system (ppm) 
Ca = Fraction of the type of Potasium chloride that is calcium by weight : 0,52441

The value of K depends on the type of Potasium chloride that is used to make up the stock solution. In most cases this will be KCl, so the valve for K in this case is 0,52441.
The concentration of the stock solution, C0, is really arbritary, but the higher the concentration the less of the stock solution has to be added to give a certain system concentration increase. Although the higher the concentration the easier it would be to overdose and cause problems. A good number to start with is around C0 = 100,000ppm, which is the concentration of some commercially available Potasium chloride additives. The mass (M0) of Potasium chloride required to add to the stock solution of volume V0, to give concentration C0 is given by:

M0 = ( C0 * V0 ) / ( Ca * 1000 )

Therefore to get C0 = 100,000ppm stock solution, using KCl, M0 = 190,69049 grams is required to be added to V0 = 1 litre.

The equation to determine the volume (V1, cm3) of the stock solution (concentration C0 ppm) required to increase the system (volume V2, litre) potasium concentration by C2 ppm is as follows:

Cmix = ( V0 * C0 ) + ( V1* C1 ) / ( V0 + V1 )

Therefore to increase the system of V2 = 500 litre ,potasium concentration by C2 = 430ppm, Cmix = 450 ppm, using a stock solution of concentration C0 = 100,000ppm need to added V1 = 100 cc.

Potasium chloride has a very high solubility, with it being possible to pack up to over 1,000,000ppm into water, which is a highly potent solution. Take great care when making up these solutions and adding it to a reef aquarium. It would be very easy to over dose if great care is not taken. Always err on the side of caution, all that will have to be done is to add a little bit more at a later time. This is much better than putting in too much, it cannot be taken out again without having to do a major water change and sustaining some damage to the inhabitants.

SPESIFIKASI BAKTERI

Rate this item
(2 votes)
18
Aug 2015

SPESIFIKASI BAKTERI

(Non-Patogenic Organisms For Environment and Aquatic Species)

Nama Bakteri

Metabolisme, Farmakologi dan Indikasi

Bacillus subtilis

Menghasilkan enzim protease untuk menguraikan limbah protein sisa pakan dan kotoran.

Bacillus licheniformis

Menghasilkan senyawa yang menghambat perkembangan bakteri merugikan (Vibrio spp.)

Bacillus pumilus

Membantu proses nitrifikasi pada proses detoksifikasi ammonia

Bacillus polymixa

Menghasilkan senyawa polymixin yang berperan untuk  keseimbangan populasi plankton

Bacillus coagulans

Membentuk bio koagulan dan menstabilkan system bioflok dalam perairan laut

Bacillus cereus

Menghasilkan metabolt sekunder cerein yang mampu mencegah blooming plankton Blue Green Algae (BGA) dan Dinoflagellate

Bacillus megaterium

Menghasilkan senyawa antibakteri megacin yang menghambat pertumbuhan mikroba pathogen

Bacillus alvei

Membentuk biofilm untuk menstabilkan system heterotrof pada kolam budidaya

Bacillus amyloliquefaciens

Menghasilkan enzim amylase dan lipase untuk menguraikan sisa karbohidrat dan lemak dari pakan

Bacillus brevis

Menghasilkan enzim hidrolitik untuk menghidrolisis neurotoxin Vibrio spp.

Bacillus circulans

Menyerap ammonia dan memperlancar siklus penguraian limbah protein dasar lumpur

Bacillus firmus

Menghasilkan enzim hidrolitik untuk menghidrolisis racun geosmin dari BGA

Bacillus pumilus

Menghasilkan enzim proteolityc peptidase yang memutuskan ikatan peptida selubung virus, sehingga menghambat perkembangan virus

Thiobacillus denitrificans

Menetralkan racun H2S dan nitrit melalui reaksi denitrifikasi

Thiobacillus ferrooxidans

Mentetralkan racun H2S dan mengoksidasi ion besi yang menghambat respirasi dan pertumbuhan ikan

Thiobacillus thiooxidans

Mengoksidasi senyawa sulfur menjadi senyawa yang tidak beracun dan menstabilkan air

Thiobacillus novellus

Menetralkan racun H2S dalam lingkungan dasar  yang sangat asam 

Lactobacillus bulgaricus

Menghasilkan  enzim ekstra seluler seperti,endo amilase, mananase, selulase dan α-glaktosidase yang dapat memperbaiki proses pencernaan

Lactobacillus lactis

Membantu proses pencernaan, membentuk biofilm PHA, sebagai bioremediasi dan biokontrol terhadap pathogen.

Lactobacillus plantarum

Menghasilkan asam laktat dan katalase untuk memperbaiki system pencernaan ikan, memperbaiki dasar substrat secara anaerob, mencegah konsumsi oksigen  berlebihan didasar kolam/akuarium

Lactobacillus casei

Membentuk koloni-koloni bakteri menguntungkan pada dinding saluran pencernaan sehingga menghalangi infeksi penyakit

Lactobacillus acidophilus

Menghasilkan senyawa asam-asam organic yang mampu menghambat perkembangan bibit penyakit di saluran pencernaan

Lactobacillus rhamnosus

Menfermentasi bahan organik didasar tambak secara anaerob, sehingga mengurangi produksi gas-gas beracun dari dasar tambak/akuarium/kolam

Lactobacillus brevis

Menghasilkan senyawa-senyawa adjuvant polisakarida yang mampu memicu system kekebalan tubuh ikan

Important Links

Social Icons

About Us

Adalah online shop yang bergerak di bidang marine reef , home base kami di Semarang, Jateng. Untuk keterengan lebih lanjut dapat menghubungi kami di WA +628112565464 atau silakan kontak kami  Contact Us.